loader image

LG Buka Suara, Bantah Isu Mundur dari Pasar TV dan Rencana Akuisisi oleh Hisense

oleh | Jun 10, 2026 | 0 Komentar

#Haielektronikinsights

"Kabar Itu Tidak Berdasar": Isu LG Bakal Mundur dari Pasar TV dan Jual Bisnisnya ke Merek China Dibantah Keras, Disebut Hanya Spekulasi Menyesatkan

LG Buka Suara Terkait Rumor Kemitraan dengan Hisense, Tegaskan Komitmen Tetap Bertahan di Industri Televisi

Dunia industri teknologi, khususnya para pencinta TV OLED, sempat dikejutkan oleh laporan dari salah satu media bisnis Korea Selatan, EBN. Media tersebut mengeklaim bahwa LG tengah menjajaki opsi untuk memisahkan diri atau bahkan menjual seluruh divisi bisnis televisinya kepada produsen asal China, Hisense. Namun, tidak berselang lama setelah memicu kegemparan, artikel asli di situs EBN terpantau telah dihapus. Halaman tersebut kini hanya menampilkan pesan sembulan (pop-up) yang menyatakan bahwa laporan tersebut sedang diturunkan untuk “ditinjau ulang oleh administrator”.

Pihak LG pun bergerak cepat meredam isu ini. Perwakilan LG menyatakan secara tegas kepada TechRadar bahwa laporan tersebut sama sekali tidak memiliki dasar yang kuat. Pernyataan yang jauh lebih keras juga disampaikan kepada Android Authority. “LG Electronics menegaskan bahwa kabar mengenai potensi penjualan bisnis TV kami adalah berita yang sepenuhnya tidak berdasar. Oleh karena itu, rumor tersebut murni spekulasi dan sangat menyesatkan,” ujar juru bicara LG.

Duduk Perkara Rumor Pertemuan di Beijing

Dalam laporan awal yang kini telah dihapus, petinggi LG disebut-sebut sempat bertolak ke Beijing untuk mengadakan pertemuan dengan jajaran eksekutif Hisense. Pertemuan tersebut dikabarkan membahas masa depan lini TV LG hingga potensi akuisisi penuh oleh Hisense.

Terlepas dari apakah diskusi tersebut benar-benar terjadi, sekadar salah komunikasi, atau memang salah dalam pelaporan, bantahan resmi dari LG saat ini terbilang sangat solid. Kendati demikian, dalam sejarah industri teknologi, tidak jarang sebuah korporasi membantah suatu rumor secara agresif sebelum akhirnya benar-benar mengeksekusi langkah tersebut di kemudian hari.

Apalagi jika melihat dinamika pasar saat ini, potensi pergeseran bisnis seperti ini sebenarnya tidak akan terlalu mengejutkan karena sudah menjadi tren yang kian lumrah.

Tren Global: Dari Philips, Sony, Panasonic, Akankah LG Menyusul?

Andaikata LG benar-benar mempertimbangkan opsi merger atau kemitraan produksi dengan Hisense, mereka bukanlah raksasa elektronik pertama yang mengambil langkah pragmatis tersebut. Sebelum ini, Sony telah lebih dulu menjalin kemitraan dengan TCL. Strategi ini diambil Sony untuk mendongkrak penjualan TV kelas menengah dan budget mereka. Melalui kerja sama tersebut, Sony menyumbang reputasi merek serta teknologi eksklusif mereka, sementara TCL menyokongnya dengan efisiensi manufaktur berskala masif.

Langkah serupa juga diadopsi oleh Panasonic yang menggandeng Skyworth untuk memproduksi jajaran TV mereka di pasar Amerika Serikat. Bahkan, lisensi merek-merek TV legendaris asal Jepang lainnya seperti Toshiba dan Sharp kini juga sudah dikelola oleh pihak ketiga. Hal yang sama telah terjadi pada Philips selama bertahun-tahun. Hak produksi TV mereka di Eropa dipegang oleh TP Vision, sedangkan untuk pasar Amerika Serikat dialihkan kepada Skyworth.

Alasan di Balik Kemitraan: Ketatnya Persaingan Harga

Di sisi lain, produsen seperti TCL dan Hisense terus agresif merebut pangsa pasar global. Mereka sukses memikat konsumen lewat TV kelas menengah berfitur solid dengan harga yang jauh lebih murah. Saking agresifnya, volume penjualan Hisense bahkan dilaporkan sempat melampaui posisi LG di pasar TV premium pada tahun lalu.

Kemitraan semacam ini memang berpotensi besar mendongkrak penjualan produk kelas entry-level dan menengah bagi merek seperti LG. Namun, jika hal itu terjadi pada LG, kemungkinan besar akan memicu penolakan keras dari komunitas pencinta TV OLED di jagat maya. Pasalnya, Hisense dikenal sebagai merek yang kurang menaruh minat pada pengembangan teknologi OLED—kekhawatiran serupa yang saat ini juga tengah dirasakan oleh para penggemar berat Sony akibat kemitraannya dengan TCL.

Meski begitu, untuk saat ini LG meminta konsumennya untuk tetap tenang. Isu mengenai “kematian” bisnis TV LG tampaknya sengaja dibesar-besarkan dan tidak terbukti kebenarannya.

Siap Meningkatkan Brand Anda? Ayo Wujudkan Bersama Kami!

Ubah kehadiran digital Anda dengan layanan profesional dari Haielektronik. Mulai dari manajemen media sosial, solusi eCommerce, hingga konten kreatif, kami siap membantu kesuksesan Anda. Hubungi kami sekarang dan mulai perjalanan menuju pertumbuhan!

Ingin Bisnis Anda Lebih Berkembang?

Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.

Follow & Subscribe

Haielektronk ID

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan Ketinggalan! Dapatkan Tips & Update Elektronik Terbaru di YouTube dan Instagram Kami!

Ingin informasi lengkap dan jelas seputar elektronik?

Subscribe YouTube kami dan follow Instagram Haielektronik untuk konten terbaru dan menarik!

SubscribeFollow

Haielektronik adalah agensi media digital di Jakarta yang menyediakan berbagai layanan kreatif & media, enabler eCommerce, manajemen media sosial, dan iklan digital untuk industri elektronik.

Let's Collaborate

Contact

Head Office
RUKAN THE FIFTY

Jl. Arteri Klp.Gading
Pegangsaan dua, Kelapa Gading
Jakarta 14250

inquiry@haielektronik.id
+62 889 7598 2791

Quick Link